Bojong Kidul, 26 Juni 2026 – Pemerintah Desa Bojong Kidul, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah pada Jumat, 26 Juni 2026. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat dan semarak serta mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat sebagai bentuk syukur sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah.
Rangkaian kegiatan dimulai pada sore hari dengan pelaksanaan istigasah yang diikuti oleh unsur Pemerintah Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Bojong Kidul. Melalui doa bersama tersebut, diharapkan Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan, keselamatan, dan kemajuan bagi Desa Bojong Kidul.
Setelah istigasah, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu sebagai wujud kepedulian sosial dan bentuk perhatian kepada anak-anak yang membutuhkan. Momentum 10 Muharram yang dikenal sebagai Hari Raya Anak Yatim menjadi kesempatan untuk berbagi kebahagiaan dan menumbuhkan rasa empati di tengah masyarakat.
Selanjutnya, Pemerintah Desa Bojong Kidul memberikan insentif kepada para guru ngaji dan guru PAUD sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam membina generasi muda, baik melalui pendidikan keagamaan maupun pendidikan anak usia dini.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan pada sore hari, dilaksanakan makan bersama (murak tumpeng) yang diikuti oleh seluruh peserta. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan begitu terasa, mencerminkan nilai gotong royong yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Bojong Kidul.
Memasuki malam hari, kemeriahan peringatan 10 Muharram dilanjutkan dengan pawai obor yang diikuti oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Cahaya obor yang menerangi jalan-jalan desa menjadi simbol semangat hijrah, persatuan, dan syiar Islam.
Acara kemudian dimeriahkan dengan penampilan hadroh yang menghadirkan lantunan shalawat, dilanjutkan dengan Mahallul Qiyam yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Sebagai penutup, seluruh jamaah mengikuti siraman rohani yang disampaikan oleh penceramah. Dalam tausiyahnya, jamaah diajak untuk menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, mempererat silaturahmi, serta memperbanyak amal kebaikan.
Kepala Desa Bojong Kidul menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, tokoh agama, lembaga desa, para donatur, dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan lancar dan penuh kebersamaan.
Melalui peringatan 10 Muharram 1448 Hijriah ini, diharapkan semangat kepedulian sosial, persatuan, serta nilai-nilai keislaman semakin tumbuh dan menjadi landasan dalam membangun Desa Bojong Kidul yang religius, harmonis, dan sejahtera.